Rabu, 12 Oktober 2016

Mengawal Qalbu



Tetap mengurung dalam sunyi
Walau menggebu merengkuh hati
Merintih, meringkuk diatap sunyi
Rela kututup demi sang pujaan hati

Goresan pena wakilkan rasa
Jajaran sajak berurai makna
Hijab berkibar menyapa diri
Senyum simpul kalungkan degup hati

Lantunan dzikir gemparkan sunyi
Mengawal qalbu mengiring hati
Dengan bumbu asmara bertabur dihati
Diri mengawal lewat lantunan Illahi

BAIT TAK TERDUGA



Tak ada angin
Tak ada hujan
Tinta terus mengalir
Bergelayut merangkai kata demi kata

            Senyum simpul menjadi cover dalam cerita
            Indah rembulan menjadi pemain utama
            Siul burung menyapa dengan khasnya
            Sempurna....sebuah bait yang indah alurnya

Dalam hening kasih bermuara
Menjadi penyedap dalam cinta
Menumbuhkan energi positif
Dalam meraih cinta kasih-Nya

Terapi Qalbu



Resah nan gelisah adalah benalu setiap insan
Bila ia tertunduk pada kilauan dunia fana
Sungguh malang qalbu yang tertawan
Tersiksa bila ia tak mengenal Tuhan-Nya
            Duhai qalbu yang tertawan
            Bebaskanlah dengan mendekat pada Tuhan
            Berdzikir, bersandar nan bergelayut pada-Nya
            Agar hati merasa tenang dalam dunia-Nya
Kerjakanlah 5 perkaramu
Sebelum datang 5 perkara padamu
Kaitkanlah bejana hidupmu hanya pada-Nya
Karena tanpa-Nya dirimu hanya debu belaka